Parasetamol-Manfaat dan Efek Samping

Parasetamol-Manfaat dan Efek Samping

paracetamol

Apa itu Paracetamol ?

Paracetamol atau Acetaminophen merupakan sejenis obat untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri, seperti nyeri haid dan sakit gigi. Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi zat penyebab peradangan, yaitu prostaglandin. Dengan penurunan kadar prostaglandin di dalam tubuh, tanda peradangan seperti demam dan nyeri akan berkurang. Paracetamol tersedia dalam beberapa bentuk seperti tablet 500 mg dan 600 mg, sirup, drop, suppositoria, dan infus.

Berikut ini adalah beberapa Merek Obat Paracetamol yang diperjualbelikan :

  • Panadol
  • Naprex
  • Paramol
  • Mixagrip Flu
  • Hufagesic
  • Paramex SK
  • Sanmol
  • Sumagesic
  • Termorex

Manfaat dari Paracetamol adalah untuk meredakan sekaligus mengurangi rasa sakit dan demam

Dosis dan Aturan Pakai Paracetamol

Dosis paracetamol disesuaikan dengan usia dan kondisi penderita. Berikut adalah penjelasan paracetamol dalam bentuk obat minum dan suppositoria untuk meredakan demam dan nyeri:

Dewasa
325–650 mg tiap 4–6 jam atau 1.000 mg tiap 6–8 jam. Paracetamol biasanya tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan 500 mg. Paracetamol 500 mg dapat diminum tiap 4–6 jam sekali untuk meredakan demam.

Anak < 2 bulan
10–15 mg/kgBB, tiap 6–8 jam sekali atau sesuai dengan anjuran dokter.

Anak 2 bulan–12 tahun
10–15 mg/kgBB, tiap 4–6 jam sekali atau sesuai anjuran dokter. Dosis maksimal 5 kali pemberian dalam 24 jam.

Anak > 12 tahun
325–650 mg per 4–6 jam atau 1.000 mg tiap 6–8 jam.

Cara Menggunakan Paracetamol dengan Benar

Pastikan Anda selalu menggunakan paracetamol sesuai aturan pakai yang tertera di kemasan obat atau anjuran dokter. Hentikan penggunaan paracetamol jika keluhan tidak reda setelah 3 hari mengonsumsi paracetamol.

Paracetamol tablet dan sirup
Gunakan segelas air putih untuk menelan tablet paracetamol. Untuk paracetamol sirup, gunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan agar dosis yang dikonsumsi tepat. Sebelum itu, pastikan Anda mengocok sirup terlebih dahulu. Simpanlah paracetamol dalam suhu ruangan, terhindar dari panas dan lembab, serta hindarkan dari jangkauan anak-anak.

Paracetamol suppositoria
Paracetamol bentuk suppositoria digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam anus. Pastikan Anda membuka plastik pembungkusnya terlebih dahulu kemudian masukkan obat bagian ujung yang lancip ke dalam dubur. Setelah obat masuk, duduk atau berbaring terlebih dahulu hingga obat terasa meleleh. Jangan lupa cuci tangan sebelum dan sesudah memasukkan obat suppositoria. Paracetamol suppositoria perlu disimpan di dalam kulkas.

Paracetamol infus
Paracetamol dalam bentuk infus hanya diberikan oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter.

Sebelum menggunakan paracetamol dengan bentuk sediaan apa pun, pastikan Anda membaca petunjuk yang tertera di kemasan obat atau ikuti petunjuk dokter.

Efek Samping dari Penggunaan Paracetamol

Paracetamol jarang menyebabkan efek samping. Namun, paracetamol bisa menimbulkan beberapa efek samping berikut jika digunakan secara berlebihan:

  • Demam
  • Muncul ruam kulit yang terasa gatal
  • Sakit tenggorokan
  • Muncul sariawan
  • Nyeri punggung
  • Tubuh terasa lemah
  • Kulit atau mata berwarna kekuningan
  • Timbul memar pada kulit
  • Urine berwarna keruh atau berdarah
  • Tinja berwarna hitam atau BAB berdarah

Leave a Reply

Your email address will not be published.