5 Obat Penurun Panas yang tersedia di Apotek

5 Obat Penurun Panas yang tersedia di Apotek

Obat Penurun Panas

Panas badan atau demam sering muncul sebagai gejala saat seseorang mengalami gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh suatu penyakit. Umumnya, demam merupakan reaksi yang muncul ketika tubuh melawan infeksi akibat virus, bakteri dan lainnya. Jika suhu tubuh terus naik yang disertai gejala lain, biasanya dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat demam atau obat penurun panas untuk meredakan gejala. Ini biasanya dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan dan indikasi medis yang tepat. Berikut ini daftar obat penurun panas yang umum digunakan dan ampuh untuk orang dewasa yang tersedia di Apotek.

1. Paracetamol 500mg

Paracetamol adalah obat penurun panas yang umum digunakan sekaligus pereda nyeri seperti sakit kepala dan sakit gigi. Obat ini tersedia mulai dari bentuk tablet, kapsul, puyer, hingga sirup. Dapat diminum sebelum atau sesudah makan dengan dosis yang telah dianjurkan dokter atau sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Orang dewasa dapat mengonsumsi sebanyak 1-2 tablet dalam 3-4 kali sehari. Paracetamol tergolong obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter di apotik terdekat. Penderita gangguan fungsi hati berat dan alergi Paracetamol tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini.

2. Bufect Ibuprofen

Bufect Ibuprofen merupakan obat penurun panas untuk dewasa yang dapat meredakan demam, nyeri, dan peradangan. Tersedia dalam bentuk sirup dan tablet yang bisa kamu sesuaikan pemakaiannya. Obat ini mengandung Ibuprofen 200 mg dalam setiap tabletnya. Secara umum, Ibuprofen aman untuk dikonsumsi oleh anak berusia enam bulan ke atas hingga orang dewasa dengan dosis yang berbeda. Orang dewasa bisa mengonsumsinya 1 tablet dalam 3-4 kali per hari dan baiknya dikonsumsi setelah makan. Kamu bisa dapatkan obat ini tanpa resep dokter.

3. Sanmol Tablet

Obat penurun panas dewasa berikutnya adalah Sanmol Tablet yang mengandung 500 mg paracetamol. Umumnya, Sanmol memang sering jadi andalan dikala demam menyerang dan tersedia dalam dua varian yakni sirup dan tablet. Sanmol tablet dapat diminum sebelum atau sesudah makan dengan dosis orang dewasa sebanyak 1-2 tablet, 3-4 kali per hari. Obat ini tidak membutuhkan resep dokter sehingga bisa dibeli secara bebas. Meskipun aman, obat demam satu ini juga menimbulkan efek samping seperti rasa mual, nyeri lambung, kehilangan nafsu makan hingga rasa lemas yang tak wajar. Tidak disarankan untuk penderita gangguan fungsi hati yang berat.

4. Panadol Regular

Panadol adalah salah satu merek obat yang umum digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah Panadol Paracetamol yang dapat digunakan sebagai obat demam yang disertai gejala flu dan sakit kepala. Panadol Paracetamol mengandung paracetamol 500 mg pada setiap tabletnya dan bekerja sebagai antipiretik untuk menurunkan suhu tubuh. Obat ini sangat mudah ditemukan. Minum obat ini dengan dosis 1-2 tablet dalam 3-4 kali per hari setelah makan.

5. Bodrex Tablet

Bodrex menjadi salah satu obat demam yang umum digunakan karena sangat mudah ditemukan di apotik dan supermarket terdekat. Obat ini mengandung paracetamol dan kafein yang bekerja untuk mengobati rasa nyeri ringan hingga sedang serta gejala demam. Bodrex memiliki efek samping bagi beberapa pengguna seperti diare dan muntah. Maka, pastikan untuk menggunakan obat ini sesuai dengan petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Obat ini dapat dikonsumsi 3-4 kali sebanyak 1-2 tablet per hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *