Daftar Obat Meriang yang bisa dibeli di Apotek

Daftar Obat Meriang yang bisa dibeli di Apotek

Obat Meriang

Meriang merupakan suatu kondisi dimana tubuh sedang mengalami demam. Kondisi terjadi ketika tubuh mengalami peradangan yang sering disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau zat asing lainnya yang dianggap dapat membahayakan tubuh. Gejalanya ditandai dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius, tidak nafsu makan karena lemas dan mulut terasa pahit, kepala pusing, serta tubuh menggigil disertai keringat. Untuk mengurangi gejala, Anda bisa minum obat meriang yang bisa dibeli di Apotek seperti yang ada dibawah ini.

Acetaminophen (paracetamol)

Obat ini dikenal juga sebagai paracetamol, gunanya untuk menurunkan suhu tubuh Anda yang naik akibat demam. Obat ini juga sering digunakan untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang serta meredakan flu atau pilek, sakit kepala, gejala menstruasi, sakit gigi, dan sakit punggung. Ada banyak produk obat acetaminophen yang tersedia dan cara minumnya pun beragam. Misalnya tablet kunyah, pil, atau sirup. Selalu baca aturan minum dengan cermat dan jangan mengonsumsinya lebih dari dosis yang disarankan. Biasanya dosis obat ditentukan berdasarkan usia. Selain itu, jangan minum obat ini lebih dari 10 hari untuk orang dewasa atau 5 hari untuk anak-anak, kecuali sudah mendapatkan izin dari dokter.

Ibuprofen (Motrin atau Advil)

Obat ini digunakan untuk mengurangi rasa sakit dari berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, kram perut saat haid, nyeri otot, dan radang sendi. Namun, ibuprofen sering juga digunakan untuk meredakan demam, flu, atau pilek. Ibuprofen bersifat antiradang yang bekerja dalam tubuh untuk menghalangi zat alami tertentu yang bisa menyebabkan peradangan, pembengkakan, atau nyeri ketika Anda sedang meriang. Baca aturan minum sebelum mengonsumsi obat ini. Sesuaikan dosis obat dengan usia. Obat ini biasanya diminum setiap 4 sampai 6 jam dengan segelas air putih. Disarankan untuk tidak berbaring 10 menit setelah obat diminum. Sakit perut, mual, muntah, diare, sembelit, dan mengantuk adalah efek samping yang mungkin bisa Anda rasakan setelah obat diminum.

Naproxen

Selain ibuprofen, naxproxen juga bisa digunakan untuk obat pereda nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, tendonitis, dan nyeri haid, serta asam urat dan radang sendi. Cara kerjanya sama seperti ibuprofen yang mencegah peradangan pada tubuh. Baca dulu aturan minum dan sesuaikan dosis dengan usia Anda. Biasanya diminum 2 atau 3 kali sehari dengan segelas air dan tidak diperkenankan untuk berbaring setidaknya 10 menit setelah obat diminum. Efek samping dari obat ini adalah sakit kepala, pusing, mengantuk, mual, dan nyeri pada ulu hati.

Aspirin

Obat ini dapat menurunkan demam sekaligus meredakan nyeri akibat sakit gigi, sakit kepala, atau nyeri otot. Cara kerjanya sama seperti ibuprofen dan naproxen. Selain itu, bisa juga digunakan untuk mencegah pembekuan darah yang berisiko mengakibatkan serangan jantung atau stroke. Itulah sebabnya obat ini juga dikenal sebagi obat pengencer darah. Konsultasikan terlebih dahulu jika aspirin digunakan untuk anak dibawah usia 12 tahun. Obat hanya boleh diminum dengan dosis kecil untuk mengatasi meriang. Anda tidak diperbolehkan menggunakan obat ini lebih dari 3 hari, kecuali sudah diizinkan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *