Manfaat Methylprednisolone dan Efek Sampingnya

Manfaat & Efek Samping Methylprednisolone 

Methylprednisolone

Apa Itu Methyprednisolone ?

Methylprednisolone merupakan obat yang masuk kedalam kategori obat kortikosteroid sintetis sistemik. Obat ini sering digunakan sebagai obat anti-inflamasi atau anti-peradangan yang dapat mengurangi peradangan. Umumnya obat ini digunakan untuk meredakan peradangan pada beberapa penyakit seperti arthritis, gangguan kulit, ginjal, mata, tiroid, kolitis, multiple sklerosis, psoriasis, alergi, dan asma. Selain itu obat ini juga digunakan pada terapi beberapa jenis kanker.

Salah satu obat methylprednisolone yang sering digunakan dalam mengatasi inflamasi adalah Methylprednisolone Dexa – 4 mg 100 tablet. Methylprednisolone merupakan obat resep yang mana penggunaanya tidak dapat sembarangan dan memerlukan resep dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet 4 mg, 8 mg, dan 16 mg, obat oles, dan injeksi.

Manfaat Methylprednisolone

Methylprednisolone di gunakan dalam penanganan penyakit paru obstruksi kronik, croup, radang sendi, lupus, psoriasis, colitis ulcerosa, lalergi, gangguan fungsi kelenjar endokrin, gangguan lain pada kulit, mata, paru, lambung, sistem saraf dan juga sel darah.

Dosis dan Penggunaan Methylprednisolone

1. Oral
Pada methylprednisolone oral, dosis obat yang diberikan oleh dokter pada orang dewasa biasanya 2-60 mg yang terbagi menjadi 1-4 dosis yang berbeda.

2. Injeksi Intraartikular
Penggunaan methylprednisolone injeksi, dosis obat yang diberikan pada orang dewasa biasanya 10-40 mg yang diberikan selama 1-5 minggu.

3. Injeksi Intralesional
Pada penggunaan methylprednisolone injeksi intralesional, umumnya dosis obat yang diberikan sebanyak 2-60 mg yang diberikan selama 1-5 minggu.

4. Injeksi Intravena
Pada injeksi intravena, dosis methylprednisolone yang diberikan pada orang dewasa sebanyak 500 mg sehari.

Efek Samping dari Penggunaan Methylprednisolone

Penggunaan methylprednisolone juga dapat menimbulkan efek samping. Beberapa gejala efek samping yang sangat umum terjadi akibat penggunaan obat ini, adalah:

  • Ruam
  • Gatal-gatal
  • Sulit tidur
  • Mual atau muntah
  • Sakit kepala
  • Demam

Gejala efek samping dapat menjadi serius jika ditandai dengan:

  • Kemampuan melihat yang menurun
  • Kesulitan bernapas
  • Terjadi pembengkakan pada wajah, bibir, atau tenggorokan
  • Kejang
  • Feses disertai darah
  • Muntah darah
  • Menurunnya kesadaran

Segera periksakan diri anda kedokter jika mengalami gejala-gejala diatas. agar bisa mendapatakan perawatan medis yang lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *